KONSELING
A.
Pengertian Konseling
Secara etimologis, istilah konseling
berasal dari bahasa Latin, yaitu consilium yang berarti “dengan” atau “bersama”
yang dirangkai dengan “menerima” atau “memahami”. Sedangkan dalam bahasa
Anglo-Saxon, istilah konseling berasal dari sellan yang berarti “menyerahkan”
atau “menyampaikan”.
Konseling kebidanan adalah suatu proses
pembelajaran, pembinaan hubungan baik, pemberian bantuan, dan benuk kerja sama
yang dilakukan secara profesional ( sesuai dengan bidangnya ) oleh bidan kepada
klien untuk memecahkan masalah, mengatasi hambatan perkembangan, dan memenuhi
kebutuhan klien.
B.
Tujuan Konseling
Tujuan konseling dimaksudkan sebagai
pemberian layanan untuk membantu masalah klien, karena masalah klien yang
benar-benar telah terjadi akan merugikan diri sendiri dan orang lain, sehingga
harus segera dicegah dan jangan sampai timbul masalah baru. Masalah lainnya
adalah klien tidak mampu dan megerti tentang potensi yang ada pada dirinya,
konseling berusaha membantu potensi yang dimilikinya, sehingga dapat digunakan
secara efektif. Tujuan konseling dapat dijelaskan dengan lima poin sebagai
berikut.
- Memfasilitasi
perubahan tingkah laku klien.
- Meningkatkan
kemampuan klien untuk menciptakan dan memelihara hubungan.
- Mengembangkan
keefektifan dan kemampuan klien untuk memecahkan masalah.
- Meningkatkan
kemampuan klien untuk membuat keputusan.
- Memfasilitasi
perkembangan potensi klien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar