Kamis, 18 Juni 2015

Konseling

KONSELING

A.    Pengertian Konseling
Secara etimologis, istilah konseling berasal dari bahasa Latin, yaitu consilium yang berarti “dengan” atau “bersama” yang dirangkai dengan “menerima” atau “memahami”. Sedangkan dalam bahasa Anglo-Saxon, istilah konseling berasal dari sellan yang berarti “menyerahkan” atau “menyampaikan”.
Konseling kebidanan adalah suatu proses pembelajaran, pembinaan hubungan baik, pemberian bantuan, dan benuk kerja sama yang dilakukan secara profesional ( sesuai dengan bidangnya ) oleh bidan kepada klien untuk memecahkan masalah, mengatasi hambatan perkembangan, dan memenuhi kebutuhan klien.

B.     Tujuan Konseling
Tujuan konseling dimaksudkan sebagai pemberian layanan untuk membantu masalah klien, karena masalah klien yang benar-benar telah terjadi akan merugikan diri sendiri dan orang lain, sehingga harus segera dicegah dan jangan sampai timbul masalah baru. Masalah lainnya adalah klien tidak mampu dan megerti tentang potensi yang ada pada dirinya, konseling berusaha membantu potensi yang dimilikinya, sehingga dapat digunakan secara efektif. Tujuan konseling dapat dijelaskan dengan lima poin sebagai berikut.
  1. Memfasilitasi perubahan tingkah laku klien.
  2. Meningkatkan kemampuan klien untuk menciptakan dan memelihara hubungan.
  3. Mengembangkan keefektifan dan kemampuan klien untuk memecahkan masalah.
  4. Meningkatkan kemampuan klien untuk membuat keputusan.
  5. Memfasilitasi perkembangan potensi klien.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar